Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 5 (2026): JUNI : MUJAHADAH JURNAL ILMU MULTIDISIPLIN

MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGELOLAAN ASET PERUSAHAAN:Kerangka Konseptual, Implementasi Strategis, dan Implikasinya Terhadap Nilai Perusahaan

Submitted
June 16, 2026
Published
2026-06-01

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam manajemen risiko dalam konteks pengelolaan aset perusahaan sebagai salah satu pilar fundamental dalam tata kelola korporasi modern. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kerangka konseptual manajemen risiko aset, menganalisis strategi implementasi yang efektif, serta mengevaluasi dampaknya terhadap nilai dan keberlanjutan perusahaan dalam lingkungan bisnis yang semakin volatil. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur sistematis dan analisis komparatif terhadap berbagai kerangka kerja internasional seperti ISO 31000:2018, COSO ERM 2017, dan Basel III, kajian ini menyimpulkan bahwa perusahaan yang mengintegrasikan manajemen risiko aset secara holistik ke dalam strategi korporasi menunjukkan ketahanan yang lebih tinggi terhadap guncangan ekonomi, efisiensi operasional yang lebih baik, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Temuan utama menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi kritis dalam manajemen risiko aset: identifikasi dan penilaian risiko berbasis data, mitigasi risiko melalui diversifikasi dan lindung nilai, serta pemantauan dan pelaporan risiko secara real-time. Implikasi manajerial dari penelitian ini menegaskan bahwa komitmen manajemen puncak, budaya risiko yang kuat, dan infrastruktur teknologi informasi yang memadai merupakan prasyarat keberhasilan implementasi manajemen risiko aset yang komprehensif.

References

  1. Allayannis, G., & Weston, J. P. (2001). The use of foreign currency derivatives and firm market value. The Review of Financial Studies, 14(1), 243–276. https://doi.org/10.1093/rfs/14.1.243
  2. Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
  3. Basel Committee on Banking Supervision. (2017). Basel III: Finalising post-crisis reforms. Bank for International Settlements.
  4. Beretta, S., & Bozzolan, S. (2004). A framework for the analysis of firm risk communication. The International Journal of Accounting, 39(3), 265–288. https://doi.org/10.1016/j.intacc.2004.06.006
  5. Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2017). Enterprise Risk Management – Integrating with Strategy and Performance. COSO.
  6. Graham, J. R., & Rogers, D. A. (2002). Do firms hedge in response to tax incentives? The Journal of Finance, 57(2), 815–839. https://doi.org/10.1111/1540-6261.00443
  7. Hoyt, R. E., & Liebenberg, A. P. (2011). The value of enterprise risk management. Journal of Risk and Insurance, 78(4), 795–822. https://doi.org/10.1111/j.1539-6975.2011.01413.x
  8. International Organization for Standardization. (2014). ISO 55000: Asset Management – Overview, Principles and Terminology. ISO.
  9. International Organization for Standardization. (2018). ISO 31000: Risk Management – Guidelines (2nd ed.). ISO.
  10. Lam, J. (2014). Enterprise Risk Management: From Incentives to Controls (2nd ed.). Wiley Finance.
  11. Markowitz, H. (1952). Portfolio selection. The Journal of Finance, 7(1), 77–91. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1952.tb01525.x
  12. Nocco, B. W., & Stulz, R. M. (2006). Enterprise risk management: Theory and practice. Journal of Applied Corporate Finance, 18(4), 8–20. https://doi.org/10.1111/j.1745-6622.2006.00106.x
  13. Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan OJK Nomor 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. OJK.
  14. Otoritas Jasa Keuangan. (2015). Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. OJK.
  15. Prasetyo, A., & Kusuma, H. (2019). Pengaruh enterprise risk management terhadap kinerja saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 16(2), 112–130. https://doi.org/10.21002/jaki.2019.07
  16. Rahayu, S., & Budiman, A. (2022). Implementasi manajemen risiko aset pada perusahaan manufaktur menengah di Jawa: Survei dan analisis. Jurnal Manajemen Indonesia, 22(1), 45–62. https://doi.org/10.25124/jmi.v22i1.3789
  17. Santoso, B., & Rahayu, D. (2020). Efektivitas manajemen risiko aset perbankan Indonesia pasca-regulasi OJK: Analisis komparatif. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 24(3), 210–228. https://doi.org/10.26905/jkdp.v24i3.4521
  18. Sharpe, W. F. (1964). Capital asset prices: A theory of market equilibrium under conditions of risk. The Journal of Finance, 19(3), 425–442. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1964.tb02865.x
  19. Smith, C. W., & Stulz, R. M. (1985). The determinants of firms' hedging policies. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 20(4), 391–405. https://doi.org/10.2307/2330757
  20. Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD). (2017). Recommendations of the Task Force on Climate-related Financial Disclosures. Financial Stability Board.
  21. Wirawan, T., Pratama, D., & Santoso, F. (2021). Manajemen risiko dan ketahanan perusahaan BUMN dalam menghadapi pandemi COVID-19. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 21(2), 78–95. https://doi.org/10.24198/jbm.v21i2.613
  22. World Economic Forum. (2023). The Global Risks Report 2023. WEF. https://www.weforum.org/reports/global-risks-report-2023

Downloads

Download data is not yet available.

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.