Perkembangan industri jasa, khususnya usaha barbershop, mengalami pertumbuhan yang cukup pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penampilan dan perawatan diri. Kondisi tersebut mendorong setiap pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bersaing dan mempertahankan keberlangsungan usahanya. Ben Rapih Barbershop yang berlokasi di Kelurahan Lodaya, Kecamatan Randudongkal merupakan salah satu usaha jasa pangkas rambut yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai strategi pemasaran dan kondisi bisnis yang diterapkan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan usaha tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Ben Rapih Barbershop, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perkembangan usaha, serta merumuskan strategi bisnis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta didukung dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan (Strengths), kelemahan (Weaknesses), peluang (Opportunities), dan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ben Rapih Barbershop telah menerapkan strategi pemasaran melalui pelayanan yang ramah, kualitas hasil potong rambut yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, penetapan harga yang kompetitif, promosi dari mulut ke mulut (word of mouth), serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Kekuatan utama usaha terletak pada kualitas pelayanan, keterampilan tukang cukur, hubungan baik dengan pelanggan, dan lokasi usaha yang mudah dijangkau. Sementara itu, kelemahan yang masih dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas pendukung, aktivitas promosi digital yang belum optimal, serta keterbatasan sumber daya dalam mengembangkan layanan. Peluang usaha cukup besar karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perawatan rambut dan gaya hidup modern, sedangkan ancaman berasal dari bertambahnya jumlah barbershop baru, perubahan tren gaya rambut, dan persaingan harga. Berdasarkan hasil penelitian, Ben Rapih Barbershop disarankan untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, memperkuat identitas merek, menambah fasilitas yang mendukung kenyamanan pelanggan, serta melakukan inovasi layanan agar mampu meningkatkan loyalitas pelanggan dan mempertahankan keunggulan kompetitif di tengah persaingan bisnis jasa barbershop.
You may also start an advanced similarity search for this article.