-
Submitted
-
May 21, 2026
-
Published
-
2026-05-03
Abstract
Polemik antara kelompok Salafi dan Ahli Hadis merupakan salah satu dinamika krusial dalam perkembangan pemikiran Islam kontemporer. Meskipun kedua kelompok sama-sama mengklaim keterikatan yang kuat terhadap Al-Qur'an dan Sunnah, serta menjadikan generasi awal Islam (Salaf al-Shalih) sebagai otoritas ideal, terdapat distingsi mendasar dalam metodologi (manhaj) memahami teks. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan akar epistemologis, titik temu, serta wilayah ketegangan teologis dan metodologis antara keduanya. Dengan menggunakan pendekatan historis-filosofis, kajian ini menemukan bahwa titik tekan polemik berpusat pada tiga ranah utama: Epistemologi hukum, Konsep teologis (akidah), klaim otoritas keberagamaan. Hasil kajian menyimpulkan bahwa polemik ini bukanlah sekadar perdebatan teologis teoritis, melainkan perebutan otoritas keberagamaan (religious authority) di era modern. Ketegangan ini berakar pada bagaimana teks-teks klasik didekontekstualisasikan oleh gerakan Salafi untuk merespons tantangan modernitas, yang sering kali mengabaikan institusi madzhab yang secara historis dijaga oleh Ahli Hadis.
References
- Abdul Raziq, A. (1990). Al-Islam wa Ushul al-Hukm. Mathba’ah Misriyyah.
- Abou El Fadl, K. (2001). Speaking in Gods Name: Islamic Law, Authority, dan Woman. Oneworld Publication.
- al-Buthi, M. S. R. (2000). Al-Salafiyyah Marhalah Zamaniyah Mubarakah Laa Madzhabun Islamiyyun. Dar al-Fikr.
- al-Syathibi, ِa. I. (1992). Al-Muwafaqat. Dar Ibnu Affan.
- Al-Qaradhawi, Y. (2001). Al-Shahwah al-Islamiyah bainal al-Jumud wal al-Tatharruf. Darul al-Syuruq.
- Assegaf, H. A. (1999). Tanaqulaat Albaniy al-Wadhihah fiima waqa’a fii ta`shiishihil Ahadis wa Tadl’iifiha min akhtha` wa Ghalaat. An-Nawawi Press.
- Ibn Taimiyah, T. (2012). At-Tafsir al-Kabir lil Imam al-Allamah Taqiy al-Diin Ibn Taimiyah,. Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
- Imarah, M. (1986). Al-Tafsîr al-Mâriksiyyah lil Islam. Daar Syuruq.
- Junaidi, D. (2016). Menafsir Teks Memahami Konteks (Menelisik Akar Perbedaan Penafsiran terhadap Al-Qur`an). DeePublisher.
- Muhammad Husein, M. (1984). Al-Ittijahat al-Wathaniyah fil Adabil Mu’ashir. Muassasah al-Risalah.
- Piscatori, J. (1996). Islamic Countries; Politik and Government. Princeton University Press.
- Saeed, A. (2006). Interpreting to Qur`an. Routledge.
- Wadud, A. (1999). Quran and Women Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. Oxford University Press.
- Zaini, M. F. (2020). Wajah Bengis Hukum Islam dalam Tafsir Kaum Muslim Radikal. Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(2), 107–125.
Downloads
Download data is not yet available.