Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 7 (2026): AGUSTUS : MUJAHADAH JURNAL ILMU MULTIDISIPLIN

MERAWAT ALAM DENGAN IHSAN MELALUI REVITALISASI LAHAN DAN REBOISASI DALAM PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT

Submitted
August 8, 2026
Published
2026-08-01

Abstract

Environmental degradation and critical land in rural areas remain pressing problems that demand collective and value-based responses. This community service program addressed the low level of community engagement in land and water restoration around Embung Talang Abang, a natural water reservoir and spring source in Sumberjo Hamlet, Karangrejo Village, by asking how the Islamic value of ihsan can be internalised as a driving spirit for land revitalisation, reforestation, and aquatic restocking. The program employed a participatory community service approach comprising problem identification, socialisation of Islamic environmental ethics, seedling preparation, collective tree-planting, release of fish seeds, and post-planting mentoring, carried out together with local youth groups, religious leaders, and village government during a three-week Community Service Program (KKN) involving 15 students. The results show that framing environmental restoration through the ecotheological concept of ihsan to nature increased community participation, strengthened a shared sense of ownership over the reservoir and the planted land, and produced a replicable model that links religious motivation with practical land- and water-restoration action. The program restored part of the critical land around the reservoir on approximately two hectares, planted durian and mango seedlings, released 5,000 fish seeds into the reservoir, and established a simple maintenance mechanism carried out jointly by residents and student volunteers.

References

  1. Al-Qur'an dan Terjemahnya. QS. Al-A'raf (7): 56.
  2. Alfadhli, S. I. S., Nadir, K., Fadlillah, M. R., & Saputra, G. A. (2025). Ekoteologi Islam: Menjelajahi hubungan spiritual antara manusia, alam, dan Tuhan dalam tradisi Islam. Ta'wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 6(1), 300–310. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v6i1.2024
  3. Aprianto, R., Adnan, Angkasa, M. A. Z., Supratman, & Puspitasari, P. A. D. (2023). Reboisasi lahan gundul sebagai langkah antisipasi bencana banjir di Kecamatan Empang dan Tarano. Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
  4. Baharudin, M., & Tanjung, A. (2020). Islam and environmental conservation. Dalam Proceedings of the 1st Raden Intan International Conference on Muslim Societies and Social Sciences (RIICMuSSS 2019) (hlm. 105–109). Atlantis Press.
  5. Baiquni, A. (2026). Ekoteologi Islam dan pendidikan kritis Muhammadiyah: Menimbang keadilan ekologis di tengah industri ekstraktif. Journal Sains Student Research, 4(1), 944–950.
  6. Deffiyanti, Isnaini, L., Listianto, N. M., Kurniasih, S. M., & Wiyani, N. A. (2022). Pemberdayaan lingkungan bagi masyarakat Kalinusu dengan upaya reboisasi 1000 pohon di Hutan Kaliaur. Prosiding Kampelmas, 1(2), 1027–1034.
  7. Fuadi, H., & Firdaus, D. (2025). Tauhid sebagai landasan kesadaran lingkungan dalam perspektif Islam. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(5), 9531–9544.
  8. Huda, N. (2021). Ekoteologi Muhammadiyah: Prinsip-prinsip teologi lingkungan hidup. UIN Sunan Gunung Djati.
  9. Jamal, S. (2025). Konsep dan implementasi ekoteologi dalam kurikulum pendidikan agama Islam. AEJ: Advances in Education Journal, 136–147.
  10. Mafaza, V., Khobir, A., Zahra, F. D., & Firdaus, M. J. (2025). Peran ekoteologi dalam pendidikan Islam: Belajar menjaga alam sebagai amanah Tuhan. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(4), 161–178. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i4.1498
  11. Manik, J. D. N., & Robuwan, R. (2022). Kebijakan rehabilitasi hutan dan lahan untuk perlindungan lingkungan hidup. Jurnal Yustitia, 23(2). https://doi.org/10.53712/yustitia.v23i2.1711
  12. Merta, I. W., Darmanika, I. W. M., & Gifari, R. J. (2022). Penanggulangan banjir melalui reboisasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan desa siaga bencana. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 190–194.
  13. Safitri, Farizy, I., Al Fattah, F., Rizal, M., Zahra, F., & Fitria, N. (2021). Reboisasi sumber mata air Labieng berbasis masyarakat lokal. Baktimas: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(4), 197–203.
  14. Setiawan, B., Purwana, Y. M., Djarwanti, N., Surjandari, N. S., & Fitri, S. N. (2021). Pemberdayaan masyarakat desa dengan pembuatan keramba jaring apung (KJA) untuk budidaya ikan tawar di Embung Desa Banaran, Klaten. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(2), 287–295.
  15. Soetijono, I., & Ikhsan, W. (2021). Peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi sumber mata air di Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 247–254.
  16. Wardani, N. R., & Putra, D. F. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui penghijauan untuk konservasi sumber air Banyuning Kota Batu. Jurnal Abdimas Berdaya: Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1.
  17. Widiastuty, H., & Anwar, K. (2025). Ekoteologi Islam: Prinsip konservasi lingkungan dalam Al-Qur'an dan hadits serta implikasi kebijakannya. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 11(1), 465–480.
  18. Widihastuti, R. A. (2024). Reboisasi sebagai upaya konservasi dan pelestarian air di Desa Windusari, Kabupaten Magelang. Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 67–70.
  19. Zulfikar, A., & Hasanah, U. (2024). Revitalisasi nilai Islam dalam pendidikan lingkungan: Pendekatan tafsir tematik. Jurnal Ushuluddin dan Pemikiran Islam, 11(1), 51–66.

Downloads

Download data is not yet available.

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.